BUBUR GRENDUL ala Tanti – Jajanan Tradisional Jawa

Bubur Grendul ato Jenang Grendul…,diberi nama seperti itu mungkin karena bentuknya yang bunder-bunder itu kali ya…?!Dan disebagian wilayah Jawa,dinamai juga sebagai Bubur Sapar,karena dibuat pada bulan Safar sesuai dengan adat wilayah setempat,jadi mungkin kalau gak bulan Sapar artinya gak mungkin bisa dapat nemuin bubur ini kali ya….?!ehm….*mikir dot com*

Menurutku,kuliner tradisional ini sudah mulai langka,bukan karena bahan yang diperlukan untuk membuatnya,tapi mungkin bagi sebagian besar orang-orang modern kuliner ini mulai dipandang sebelah mata,apalagi proses pembuatannya yang lumayan menyita waktu…bikin bola-bolanya mpe terkantuk-kantuk…!!!hehehe…

Bahan yang diperlukan cukup sederhana,tepung ketan(1 kantong tepung ketan sebagian aku buat bola-bolanya,sebagian kecil buat taburan di loyang dan sisanya buat bubur ketannya) yang diberi sedikit gula dan garam dicampur air (ditambah sedikit air kapur sirih),dan diuleni mpe kalis,kemudian dibuat bulatan-bulatan sebesar kelereng dan diletakkan diatas loyang yang diberi tepung ketan,agar bulatan-bulatan yang dibentuk tidak menempel satu sama lain.

Setelah selesai,aku taruh panci diatas kompor,kemudian masukkan air dan gula merah(gula batok) direbus hingga mendidih(karena kadang gula batoknya kotor,maka aku rendam dulu gula dalam air,setelah semua gula bercampur dengan air,baru kemudian disaring dan dididihhkan,hasilnya tampilan jenang lebih cantik dan bersih).Gula pasir gak boleh ketinggalan lho,karena pemakaian gula batok aza kurang berasa manisnya,dan gak boleh ketinggalan juga daun pandan wangi,untuk memberikan aroma pada buburnya.

Ketika air sudah mendidih dan dirasa cukup manis rasanya(susah banget untuk mengatakan berapa banyak gula yang diperlukan,coz tiap orang punya selera masing-masing sich),bulatan-bulatan tepung ketan dimasukkan dan dibiarkan hingga mengapung hingga beberapa saat.Setelah itu dalam mangkok lain,aku ambil tepung ketan kemudian dicampur air dan dimasukkan kedalam panci rebusan bola-bola ketan sambil terus diaduk-aduk hingga matang(menurutku tanda matang kalau sudah meletup-letup).

Bubur sudah matang,satu lagi yang gak boleh ketinggalan dalam pembuatan bubur grendul,saus santannya..!!Aku rasa semua sudah tau gimana bikin saus santannya,tinggal ngrebus santan kelapa yang dicampur garam dan daun pandan wangi,diaduk hingga mendidih.

Bubur sudah siap,saus santan pun sudah matang….siap dinikmati….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s