GUDEG ala Tanti – Masakan Tradisional

Sayur yang dibuat dari nangka muda ini merupakan masakan khas kota Jogjakarta,karena itu kenapa juga kota ini disebut juga kota gudeg selain juga kota pelajar.Tapi Gudeg ala Tanti ini agak sedikit berbeda dari yang aslinya,karena dalam gudegku terdapat kuahnya meskipun hanya sedikit(nyemek-nyemek dalam bahasa jawa), dan gak begitu hitam,maklum susah dapetin daun jati buat memerahkan nangka mudanya…

Memasak gudeg harus dengan penuh kesabaran,malah kalau alm.mami memasaknya hari ini tapi baru keesokan harinya dihidangkan,biar bumbu makin meresap begitu alasan beliau.Emang sich,memasak gudeg kudu lama dan menggunakan api kecil untuk menghasilkan cita rasa gudeg yang manis,legit dan gurih…padahal bumbu-bumbunya sederhana saja.

Oh ya,memasak gudeg bisa jadi satu dengan memasak lauknya,karena pada saat memproses sayur nangka muda,kita bisa masukin ayam,daging atau telor rebus kedalam panci tempat kita masak nangka mudanya.So,sekalian masak khan…?!?!

Untuk resepnya sich mudah banget,setelah nangka muda dipotong kecil-kecil kemudian direbus dengan daun jati buat “menciptakan” warna merah,atau kalau gak ada bisa dipakai daun jambu sampai nangka empuk,kemudian diangkat dari api dan ditiriskan. Masukan nangka muda yang sudah empuk ke dalam panci lain,tambahkan bawang putih,bawang merah,ketumbar,garam yang telah dihaluskan,juga laos digeprek dan daun salam,masukan juga potongan ayam,telor rebus atau daging jika diinginkan (sesuai selera),dan terakhir masukan santan encer,setelah itu masak kembali dengan api kecil.Pemakain gula jawa membuat rasa dan aroma gudeg makin enak selain menggunakan gula pasir tentunya,setelah bumbu-bumbu meresap dan asin manisnya sudah pas,santan kental baru dimasukan. Jika menginginkan gudeg berkuah,setelah sayur mendidih beberapa saat,api bisa dimatikan,tapi kalau ingin kering memerlukan waktu memasak yang lebih lama.

Dijamin gak nyesel dech nyobain masak gudeg sendiri….:)

2 responses to “GUDEG ala Tanti – Masakan Tradisional

    • iya mbak,bisa pke daun jambu biji buat gantikan daun jati,yg dicari warnanya aja khan?tapi jangan dimasukin ke masakanya,ntar bisa-bisa rasanya rada sepet….hehehehee. Selamat memasak…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s