TERTIPU MLM PULSA

Alasanku kenapa aku anti banget ikutan bisnis MLM(multi level marketing),coz harga product yang dtawarkan relatif mahal(menyasar ke segmen menegah ke atas atau bahkan premium) dan aku kudu berjuang keras buat dapetin downliner(kalau aku sich mengistilahkan anak buah) biar aku bisa dapat bonus dan “naik pangkat”,padahal untuk urusan marketing gak tau emang akunya yang males atau emang gak bakat dan atau aku gak begitu punya banyak network….

 Suatu hari dari seseorang yang ngekost di rumah tetangga,aku ditawarin bisnis MLM Pulsa ini,awalnya aku masih keukeuh  gak mau ikut,tapi setelah aku baca brosurnya  ternyata ada pilihan lain selain harus dikejar target cari downliner,yaitu hanya memakai pulsanya aza dan itupun bisa dijual kembali. Akhirnya aku nekad bergabung dengan MLM itu,meskipun presentasi upline-ku salah dan beda banget dengan info yang ada di brosur(mentang-mentang dia sales jadi merasa menguasai product-nya trus dengan pendidikan S1-nya dia merasa “gagah” berhadapan dengan seorang Tanti yang hanya sekolah sampai SMA saja),alasanku waktu itu bukan karena ajakan uplineku tapi aku pikir”aku punya uang sedikit,kalau dimasukan bank gak mungkin dapat bunga,tekor yang iya,tapi kalau aku pakai buat ikutan jual pulsa,meskipun hasilnya sedikit paling tidak uangku berputar dan ada sedikit menghasilkan tanpa aku susah-susah keluar rumah jadi bisa sambil nemenin mami”

Awal-awalnya bisnis berjalan lancar,sempet juga terbersit niatan buat dapetin downliner coz ada sedikit rasa ngiri liat betapa sukses dan gampangnya upline-ku dapetin downline,tapi lagi-lagi pemikiran “bisa gak ya” itu berkecamuk di otaku,apalagi menurutku seorang upline harus bertanggung jawab terhadap downline-nya,gak hanya jadikan mereka “tumbal” biar bisa naik pangkat.Awal kulakan pulsa aku hanya beli sedikit,apalagi customerku orang-orang dirumah dan beberapa teman saja,tapi ternyata berjalan lancar dan waktu itu(almh) mami menyarankan daripada aku bolak balik ke ATM buat kulakan(aku gak pakai e-banking) mending aku sekalian beli dalam nilai yang besar toh pulsa gak mungkin basi dan kadaluarsa……tak pikir-pikir,bener juga ya…..dan akhirnya aku beranikan diri “njebol” tabungan buat modal beli pulsa

Tahun pertama berjalan lancar,menginjak tahun kedua mulai dech ada sering ngadatnya,alasanya perbaikan computer,maintenance provider dan terakhir maret 2012 kemarin,bener-bener mati pet providernya,gak bisa dihubungi,kalau aku coba tanya via YM langsung dech orangnya offline,gak sopan banget ya… ….kalau aku coba telpon kantornya juga gak pernah ada yang terima,sempet rada kheki juga sich dengan musibah ini,lha wong duitku masih nyangkut disitu,mauku kembalikan aza duitku,kalau mau tutup yo silahkkan……tapi….hikz,hikz…..Aku inbox via facebook upline-ku minta tolong dia gimana dapetin uangku kembali tapi….ya emang seperti dugaanku,bar karepe yo ilang…(kalau sudah dapetin maunya ya menghilang)

Meskipun aku kecewa dan sakit hati tapi aku sempat lega juga coz aku gak punya dowline,coz aku pasti harus bertanggung jawab dan mempunyai beban moral dengan kerugian mereka,meskipun itu bukan kesalahanku secara langsung….

Kekhawatiranku akhirnya terbukti khan…..atau hal ini terjadi coz aku sudah menilai negatip diawal-awal bisnis ini berjalan….?!?!Ada sebuah kalimat bijak yang mengatakan yang kira-kira begini..kalau kita sudah berpikir negatip dari awal,maka itulah yang akan kita petik pada akhirnya….apakah ini hasil yang harus aku petik dari apa yamg aku pikirkan dari awal…?!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s